Lift ke luar angkasa

untuk … Lift …

Pergi ke luar angkasa adalah hal yang sulit.

Sekarang, terasa seperti mendaki gunung menggunakan sepeda

Roda satu sambil membawa tas yang berisi bahan peledak.

Sangat lambat, kamu tidak bisa membawa banyak barang, dan mungkin kamu akan mati. Roket perlu mencapai kecepatan sekitar 40.000 km/jam untuk keluar dari Bumi. Untuk mencapai kecepatan tersebut, sebagian besar roket memiliki wadah untuk bahan bakar dengan muatan kecil di ujungnya. Hal ini tidak baik jika kamu ingin pergi ke planet-planet lain, karena kamu perlu banyak muatan berat jika kamu ingin bertahan hidup dan bahkan untuk kembali. Jadi, adakah cara ke luar angkasa dengan sedikit bahan bakar dan lebih banyak muatan? subtitle by aliasalma61. Hal bermanfaat yang menyelesaikan permasalahan transportasi kita sebut sebagai "infrastruktur". Baik itu jalan untuk mobil, pelabuhan untuk kapal, atau rel untuk kereta api, kita membuat berpergian ke suatu tempat menjadi lebih mudah. Kita dapat menerapkan solusi yang sama untuk perjalanan ke luar angkasa infrastruktur luar angkasa akan membuat perjalanan ke orbit atas Bumi, lalu ke Bulan, Mars dan keluar tata surya lebih mudah dan murah. Baiklah, tapi apa sebenarnya infrastruktur luar angkasa itu? Tidak seperti lift luar angkasa yang hanya merupakan fiksi ilmiah, ada teknologi yang sederhana tapi menjanjikan yang tidak membutuhkan ilmu baru, material ajaib, atau investasi besar dan sudah diuji dengan sukses di orbit atas bumi.

Sebuah kabel dan sebuah pemberat disebut juga sebagai "tether". Konsepnya yang sangat sederhana, membuat hal ini menakjubkan. Bagaimana jika kita memasang "tether" sepanjang ratusan kilometer di luar angkasa dan membuat kendaraan luar angkasa menggunakan 'tether' sebagai tangga untuk mencapai ketinggian yang lebih tinggi dan memperoleh kecepatan. Konsep ini dikenal sebagai "Skyhook". Konsep ini bekerja lebih baik jika kita membuatnya berputar. Sebuah berat pengimbang menahan kabel panjang di posisinya sambil berputar di orbit yang ditentukan. Ujung "Tether" yang berputar akan melambat secara relatif dengan permukaan Bumi _Maksudnya Menghindari Tarikan Gravitasi Bumi_ dan bertambah cepat di puncak layaknya ketapel. Artinya, kamu bisa memindahkan energi dari "tether" dan menerima dorongan besar ketika dilepaskan kurang atau lebih secara gratis, gaya yang dihasilkan setara dengan dua kali kecepatan rotasi "tether" tersebut. Sudah ada serat khusus yang mampu bertahan terhadap tekanan-tekanan yang akan dialami oleh "Skyhook". Agar terlindungi dari bahaya terpotong atau tabrakan dengan puing-puing dan meteorit.

Kita dapat menggunnakan "Redundant Fiber" _Biasanya digunakan di Kabel Fiber Optik_. Karena "Skyhook" akan melewati area yang sama setiap hari, ini membuat pesawat kecil yang dapat digunakan lagi dapat mengejar ujung "Skyhook". Tentunya, hal ini tak semudah itu. Pada titik terendah, ujung "Tether" melaju dengan kecepatan sekitar 12.000 km/jam di atmosfir. Karena atmosfir Bumi, kita tidak dapat menurunkan ketinggian "Skyhook" secara berlebihan atau ujungnya akan memanas akibat gesekan udara. Jadi ujungnya diturukan hingga ketinggian 80-100 km dari bumi dan tidak lebih rendah lagi. Untuk mencapai ketinggian tersebut, kita membutuhkan pesawat luar angkasa khusus. Hal ini memang tidak mudah, tetapi metode ini lebih murah dibandingkan dengan membuat kaleng timah besar (roket) yang berisi bahan bakar untuk terbang dengan kecepatan 40.000 km/jam. "Menangkap" ujung tether juga sebuah tantangan. Hanya ada jangka waktu singkat sekitar 60 hingga 90 detik untuk menemukan objek kecil di angkasa, yang melaju dengan kecepatan Mach 12 (14.817,6 km/jam).

Untuk memudahkan proses tersebut, pengait (kail) dapat dipasang dengan sebuah "senar pancing" sepanjang 1km dengan sebuah "drone" untuk membantu pengaitan pesawat luar angkasa. Tantangan lain adalah menjaga posisi orbit "skyhook". Dengan banyaknya kapal yang melekat untuk naik, momentum yang menjaga posisi "skyhook" digunakan. Jika kita tidak melakukan apa-apa, skyhook akan melambat dan jatuh ke atmosfir. Dan di sini kita dapat mengakalinya.

Skyhook merupakan sebuah "baterai" yang menyimpan energi orbital.

Kita dapat menyeimbangi muatan yang datang dan yang sedang dikirim. Kapal yang datang membawa material dan manusia ke Bumi, menambah energi pada tether energi tersebut dapat diberikan ke kapal lain yang berangkat ke angkasa luar dengan cara ini, tether tidak kehilangan energi semakin banyak digunakan, semakin murah operasinya. Jika kita masih kehilangan energi dari setiap dorongan yang diberikan, kita dapat memulihkan energi tersebut dengan menggunakan mesin listrik atau mesin roket mini, yang secara berkala memperbaiki posisi "tether". Sepasang tether di Bumi dan Mars, dapat membuat perjalanan antarplanet lebih cepat, mudah, dan murah dibandingkan dengan roket.

Tether Bumi akan diletakkan pada orbit rendah Bumi untuk menangkap pesawat berpenumpang dan muatan, kemudian melemparkannya ke Mars. Tether Mars akan menangkap dan memperlambat pesawat tersebut agar untuk mendarat di permukaan Mars. Sebaliknya, "tether" dapat menangkap pesawat yang melewati atmosfir Mars yang tipis dalam kecepatan sekitar 1000 km/jam - yang tidak terlalu cepat dibandingkan dengan pesawat komersil di Bumi, Dan dilemparkan kembali ke Bumi untuk ditangkap dan diturunkan. Tether dapat mengurangi waktu perjalanan antara Bumi dan Mars. Dari 9 bulan menjadi 5 atau 3 bulan. Dan mengurangi ukuran roket yang diperlukan sekitar 84%-96% dan mungkin manusia bisa berpergian secara mewah karena kita dapat berinvestasi dalam kenyamanan penumpang "Tether travel" akan menjadi jalur kelas pertama untuk pergi ke Mars. Bersama-sama, Tether di Bumi dan Mars dapat menyediakan tulang punggung transportasi yang cepat dan murah yang nantinya membuat perjalanan luar angkasa terjangkau. Tapi mari kita berpikir lebih jauh. Dari orbit Mars rendah "tether" dapat melempar pesawat ke Sabuk Asteroid _Antara Mars dan Jupiter_. Pesawat pertama ke asteroid akan memerlukan roket untuk melambat saat sampai di tujuannya pesawat selanjutnya akan ditangkap dan dikirimkan kembali secara gratis oleh sebuah tether.

Berpergian ke Asteriod dengan murah merupakan faktor besar dalam mencari SDM di Tata Surya. Logam mulia dan mineral yang berharga dapat dikirim ke Mars dalam beberapa minggu setelah lepas dari Asteroid itu. Itu akan menjadi sistem yang bagus untuk peradaban antar planet. Tapi kenapa berhenti di sini? (: Bulan-bulan Mars sangat strategis tidak ada bulan lain di Tata Surya yang mengorbit sangat dekat dengan planetnya. Karena Phobos sangat berat, kita tidak perlu khawatir dengan kecepatannya (energi orbital) membuat Phobos sangat cocok sebagai titik pemasangan "super tether" dengan panjang sekitar 6000 kilometer. Bagian ujung bawah akan terbang di atas daratan Mars menjadi lebih mudah untuk ditangkap. Bagian atas dapat melempar pesawat ke Jupiter dan Saturnus. Sistem "super tether" dapat membuat bagian dalam Tata Surya ini menjadi lebih dekat. Venus dan Merkurius dalam satu lemparan. Tidak seperti Mars.

Venus dan Merkurius penuh dengan energi dari matahari dan kaya akan mineral. Dalam jangka panjang, tidak akan ada dapat yang memberhentikan manusia untuk membuat transportasi tanpa bahan bakar antar planet yang berpusat di Bulan Mars. Tether merupakan solusi yang murah dan berkepanjangan dalam membuat transportasi luar angkasa terjangkau dan membuat Tata Surya dapat dijangkau untuk Eksploitisasi SDM dan penjelajahan. Mengingat bahwa kita sudah memiliki teknologi untuk membangun tether sekarang, tidak ada alasan untuk menunggu lebih lama lagi. Bagian dari Tata Surya sangatlah jauh. Tapi bisa menjadi sangat dekat. Bicara tentang hal-hal yang sulit dicapai meski seharusnya tidak.